Kisah Seorang Pencari Cinta
Kisah Seorang Pencari Cinta
Karya: Betari Aisah
Lelah tak dihiraukan
Tetes peluh hanya diusap
Tiada perhatian terhadap dahaga
Kaki seorang pencari cinta terus melangkah
Pencari cinta itu rindu pada kekasihnya
Luka tak jadi alasan berhenti jalannya
Tetap saja dia susuri jalan curam menuju kasihnya
Sang Kekasih telah menunggu pencari cinta itu
Rupanya Dia juga rindu
Ditunggunya dengan sabar si pencari cinta
Pencari cinta menahan lapar
Tapi terus saja ia maju
Yakin terpatri dalam sukmanya
Entah apa dan siapa yang mendorongnya
Pencari cinta dibuai malam
Hewan-hewan kelam menemaninya
Bintangdan bulan iringi kisahnya
Putus asa, ya, mungkin itu yang terasa
Namun...
Buai selimut malam menambah rindu dalam hatinya
Urung sudah henti langkah sang pencari cinta
Dia mengerti Kasih menunggu di sana
Setiap dia menatap bintang yang menyapa,
ia berderai air mata
Setiap wajahnya diterpa angin malam,
kata syukur bergulir, mengalir dari bibirnya
Ketika ia dengar suara-suara malam,
tasbih meluncur dari lubuk hatinya
Hingga berakhirlah perjalanan panjang tak berujung
si pencari cinta
Ia terlelap untuk selamanya
Sang Kekasih terlalu rindu kepada dia
Hingga dua kalimat syahadat terucap di akhir hayat si pencari cinta
Jember, 13 Juni 2007









0 Response to "Kisah Seorang Pencari Cinta"
Post a Comment
You can explore your opinions in my own blog. Don't be afraid and shied. I'd like if you want to be my discussion friends.